Suka duka research

Hayo bunda, semangat!!! Kadang mood itu sangat mempengaruhi pekerjaan yah. Tapi jangan sampai deh bener2 merusak ritme kerjaan. Dua minggu kemaren, karena keadaan sudah membaik, bunda bisa kuliah full dan fokus sama research, baik itu development of thermodynamic modelling maupun finalising design untuk selanjutnya dibuat sama technician di workshop. Eh, pas meeting last friday, ada beberapa yang masih dipertanyakan dan gak disetujui. Huhu… padahal sebelumnya bunda dah berkali2 tanya sama supervisor kalo kayak gini gmana, dan dijawabnya coba aja dulu, it’s your PhD. Alhasil, kerjaan 2 minggu kemaren mesti direview, mungkin direfurbished kali ya.
Anyway, hikmahnya anggap aja sebagai pemacu semangat ya, mending gagal di awal daripada udah selesai baru ketauan salah. Research juga sebuah pembelajaran, pembelajaran yang terus menerus.
Kemaren waktu belajar di rumah, bunda nemu beberapa high quality paper yang relevan, dan yang ngerjain ternyata juga graduate/PhD student. Ada graduate student namanya Dmitry Saulov, buat paper yang isinya mempertanyakan thermodynamic model yang dibuat oleh Prof. AD Pelton, yang udah sangat establish lah. Padahal, buat bunda, Prof. AD Pelton itu udah seperti di langit lah, paper2nya ratusan, citation juga sangat banyak, dan buat thermochemical package yang terbesar di dunia. Walaupun setelah itu Prof. Pelton memberikan reply sanggahan terhadap paper yang diajukan Saulov, bunda sangat kagum dengan keberanian dan critical analysisnya.
See, PhD student aja bisa bikin high quality paper, mudah2an bunda juga bisa.. Amiinn….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s