Autumn di Sore hari

Suatu sore, sepulang menjemput Affan, tidak biasanya ayah mengambil jalan lain untuk pulang. Bunda nanya, “Yah, bukannya harusnya belok kiri yah?” Kata ayah, ” Kita mau pergi ke suatu tempat, surprise buat bunda”. Bunda langsung bertanya, apa mau ditraktir ^^, yah? Mau kemana emangnya?

Anyway, lebih dari 15 menit di jalan, ayah bilang, bunda tutup matanya. Hm… ada apa ya? Pas dibuka, waa… pemandangan pohon2 di pinggir jalan yang berwarna merah. Memang autumn (musim gugur) di Melbourne kurang begitu menarik. Pertama, di daerah city, pepohonannya lebih banyak yang berwarna hijau, hanya sebagian yang bisa berubah ke kuning, orange, dan merah.

Kami harus pergi ke luar kota, atau ke daerah yang lebih jauh untuk melihat pemandangan saat autumn. Bulan lalu kami ke Bright, suatu daerah di Victoria,  karena ada Autumn festival. Harusnya awal April sudah mulai suasana autumn, tapi karena curah hujan cukup banyak, akhirnya perubahan warna pohon2 jadi tertunda.

Anyway, ternyata sekitar 25 menit dari kampus pun ayah menemukan jalanan yang penuh pohon berdaun merah. Memang autumn taun ini tidak seindah tahun2 berikutnya.. tapi Alhamdulillah tetap sangat indah, MasyaAllah…

Autumn.. saat hari2 memendek, orang2 bergegas pulang lebih cepat, menghangatkan diri di rumah, saat daun2 berguguran..namun mudah2an tiap menjadi alasan untuk mengurangi produktivitas kita..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s