Cerita tentang Anak-anak

Udah lama banget ngga cerita tentang anak-anak. Bahkan, rasanya anakan yang kedua, Arfa, jarang banget diceritain.

Affan saat ini umurnya hampir 6 tahun. Kalau diliat kesukaannya, paling senang menggambar, mendeskripsikan sesuatu dengan gambar atau karya, bikin Lego yang bentuknya macem2, ngulik robot Transformer yang bisa diubah jadi mobil/truk, dll. Kadang suka main games yang di ipad juga, kalo ngga bisa biasanya dia ngulik sampai dapat.

Affan ini termasuk yang sayang sama adiknya. Dia mau mengalah demi adiknya, atau kalaupun adiknya lagi nakal, dia ngga protes. Alhamdulillah.

Arfa saat ini 19 bulan. Sejak kecil memang terlihat beberapa perbedaan dengan Affan. Arfa lebih gemuk, lebih lincah, dan sudah bisa bicara & jalan sejak umur 13 bulan. Di usianya yang 19 bulan ini, dia sudah bisa bilang Buun da, sementara Affan dulu baru bisa bilang bunda saat umur 24 bulan. Kalau dulu Affan kecil suka menderet2kan mobil2an & keretaapi Thomas, ternyata Arfa lebih suka mengacak2 mobil2an dan kereta mainan. Dua2nya pada umur yang sama juga senang mendengarkan nyanyian, musik, bahkan joget2.

Pengasuhan Arfa saat saya ngantor adalah sama pengasuhnya, dari pagi sampai sore. Kalau Affan dulu sama ada yang ngasuh juga, teman waktu di Melbourne. Selain itu di rumah juga ada nenek & kakek yang mengajak main.

Affan & Arfa cukup akur, sepertinya Arfa ingin main apapun yang kakaknya mainkan. Cuman akhirnya banyak mainan Lego yang kakak Affan buat dengan susah payah dihancurkan Arfa karna ingin main juga. Kalau kakak Affan sedang sekolah atau mengaji, kelihatan sekali kalau Arfa kesepian. Itulah dinamika kakak-adik ya, kalau bareng suka berantem, kalau jauh dirindukan.

Saat ini kami semua sedang menantikan kelahiran adiknya Arfa & Affan. Kalau Affan sangat excited, bahkan ikut memilihkan nama. Dia memang ingin punya banyak saudara, seperti ayahnya yang punya banyak adik. Rame, katanya. Nah, untuk Arfa, krena masih kecil, kadang masih belum ngeh kalau mau punya adik. Kalau malam masih minta nenen, padahal kalau dia nenen rasanya perut ini seakan berkontraksi. Belum kebayang juga saat bayi lahir nanti, apakah dia bisa tidur terpisah dari ibunya atau tidak, soalnya sekarang masih suka nangis saat dicoba tidur dengan ayahnya. Kalau ke kucing aja dia suka nyolok2, gimana ke adeknya nanti ya.
K
Ini masih jadi pe er kami sekeluarga nih. Mudah2an Arfa akan bisa mengerti sedikit, atau kaminya yang harus ekstra hati2 mengakomodasi semua perhatian anak2.

20140221-094619.jpgih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s